http://jurnal.amalinsani.org/index.php/mulia/issue/feed MULIA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) 2022-09-05T19:52:34+07:00 Nur Hidayanti yantimath15@gmail.com Open Journal Systems <p><strong>MULIA</strong> is a journal devoted to accommodating community service articles carried out by lecturers. Published 2 (two) times a year, every August and February. The focus and scope of the service include Economics, Social, Community and Humanities which are based on community economic development, improving community skills and family economic resilience. Editor in Chief of MULIA journal : <a href="https://scholar.google.com/citations?user=V8JlCKAAAAAJ&amp;hl"><strong>Nur Hidayanti, S.Pd., M.Pd. </strong></a></p> <p><strong>e-ISSN : 2962-3715 </strong>Berdasarkan SK No: 0005.29623715/K.4/SK.ISSN/2022.08 Tanggal 18 Agustus 2022</p> http://jurnal.amalinsani.org/index.php/mulia/article/view/76 MENUMBUHKAN UMKM DENGAN PEMANFAATAN POTENSI DESA 2022-08-30T09:17:12+07:00 Dina Khairuna Siregar dinaksiregar20202@gmail.com Diah Permata Sari diahpermatasari854@gmail.com Indra Pangestu pangestuindra54@gmail.com Aldo Alif Fisa Pangestu aldofisa17@gmail.com Retno Wahyuningrum retnowahyuningrum12@gmail.com <p><em>One sector that has an important role in the economic recovery process is MSMEs. However, most of the MSMEs in Indonesia are still run traditionally. In addition, there are some common problems that are often experienced by MSMEs, namely limited capital, not yet having a clear legal entity, lack of product innovation and many MSME actors still not technologically savvy. Kencana Harapan Village is a village located in Lebak Wangi District, Serang Regency, Banten. Kencana Harapan Village&nbsp; is a rice field area, with the main natural resource being rice, where the economy of the Kencana Harapan village community is relatively minimal and not yet prosperous.&nbsp; This outreach activity is expected to enable the residents of Kencana Harapan Village to gain knowledge to create MSMEs, manage MSME capital and how to market MSME products according to the times with the digital era, so that it is expected to improve the economy of local residents. The method of this service activity uses the lecture, discussion and question and answer method. The results of this outreach activity increased the level of knowledge of the people of Kencana Haraoan Village about the role of MSMEs in the Indonesian economy</em></p> 2022-09-03T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 MULIA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) http://jurnal.amalinsani.org/index.php/mulia/article/view/77 PEMBENTUKAN USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH (UMKM) MELALUI FASILITAS PIHAK EKSTERNAL DAN POTENSI INTERNAL DI DESA LEBAK KEPUH DI ERA COVID 19 2022-08-30T13:48:32+07:00 Ina Khodijah inadee07@gmail.com Mawazi Mawazi mawazi378@gmail.com Imar Marsiti marsitiimar0@gmail.com Sri Wardatul Janah sriwardatul21@gmail.com Nurul Musfiqoh nurulfiqoh195@gmail.com Entin Suhartini entinsuhartini521@gmail.com <p><em>Dampak pandemi covid 19 banyak para pedagang yang gulung tikar sehingga banyak masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi. </em><em>Kesulitan ekonomi tersebut dikarenakan &nbsp;seluruh aktifitas masyarakat dilakukan di rumah saja termasuk perdagangan kuliner berbasis kearifan local yang berasal dari potensi desa. solusi dari permasalahan tersebut adalah dengan membentuk sebuah UMKM dengan memanfaatkan potensi desa agar lebih terorganisir, terarah dan mudah untuk menjualnya. Namun untuk memperluas jaringan pemasarannya, membutuhkan fasilitas dari pihak eksternal yaitu dari Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Banten dengan pemberian pembinaan dan pelatihan, kegiatan promosi produk, dan memperluas pemasaran produk, serta menyediakan sarana dan prasarana.</em> <em>Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah; (1) Sosialisasi, (2) Seminar dan Pelatihan Pembuatan Produk UMKM dan Strategi Pengemasan Produk, (3) Pembentukan UMKM dan (4) Strategi Pemasaran. Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi solusi bagi masyarakat untuk membangkitkan ekonomi mereka di masa pandemi.</em></p> 2022-09-03T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 MULIA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) http://jurnal.amalinsani.org/index.php/mulia/article/view/84 PENGOLAHAN PEMANFAATAN PELEPAH PISANG MENJADI KERIPIK SEBAGAI MAKANAN SEHAT DALAM UPAYA PENINGKATAN PEREKONOMIAN DI KAMPUNG KEMERANGGEN KELURAHAN TAMAN BARU KECAMATAN TAKTAKAN 2022-09-03T08:07:36+07:00 Euis Amilia euisamilia@unbaja.ac.id Nur Hidayanti nurhidayanti@unbaja.ac.id <p>Pelepah pisang memiliki karakter berpori, berongga, serta berserat sehingga nilai densitasnya besar. Selain itu pelepah pisang memiliki kandungan selulosa lebih dari 50%. Pada umumnya, masyarakat kurang memperdulikan pelepah pisang, terutama setelah pohonnya berbuah. Kampung Kemeranggeng, kelurahan taman baru kecamatan taktakan, dikenal dengan pohon pisangnya. Bahan-bahannya mudah ditemukan dan murah harganya, seperti batang pohon pisang, tepung tapioka, garam, penyedap masakan, air kapur sirih, air mineral, dan minyak untuk menggoreng, cukup merendam potongan batang pisang dengan air garam, minimal 2 atau 3 jam,&nbsp; tidak perlu sampai semalaman.dicuci bersih dan diolah seperti biasa. teksturnya itu lebih rapuh dan tidak sama dengan keripik yang direndam Kapur Sirih, jadi kapur sirih ini berfungsi menghilangkan rasa sepet atau pahit pada pelepah pisang selain itu juga membuat tekstur pelepah pisang kuat dan lebih kokoh atau tidak rapuh. Bahan tambahan adalah , Tepung beras 5 takar tapioka 2 takar (untuk bahan tepung campuran 5:1) untuk takaran 5 sendok sayur, 5 centong tepung beras, 2 centong tapioca, 1 sdt bawang putih bubuk ( Garlic ), dan 1 bks penyedap ayam. Hasil pengolahan keripik pelepah pisang memberikan dampak positif terhadap kemajuan perekonomian di kampong&nbsp; Kemeranggen kelurhan Taan Baru Kecamatan Taktakan.</p> 2022-09-03T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 MULIA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) http://jurnal.amalinsani.org/index.php/mulia/article/view/85 KEGIATAN PKM KOLABORATIF DALAM MELAKUKAN PENINGKATAN EKONOMI DESA TANJUNG LESUNG 2022-09-05T19:29:07+07:00 Ria Hartati ria.hartati@gmail.com Rachma Nadhila Sudiyono rachmanadhila94@gmail.com Admiral Admiral admiral_trust@yahoo.com Gusti Nyoman Budiadnyana budi_sgr@yahoo.com <p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk memberikan tambahan dalam hal peningkatan perkonomian masyarakat selain itu para dosen yang terjun langsung dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan sangat membantu masyarakat dalam mendapat edukasi ilmu baru sehingga dapat membantu peningkatan ekonomi. Selain kewajiban tridharma yang diemban oleh para dosen, selain itu para dosen diharpak melakukannya dengan setulus hati. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat pada kesempatan ini, mengunjungi ke wilayah tanjung lesung dimana tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan perekonomian desa tanjung lesung. Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan meliputi: (1) memberikan pelatihan (2) memberikan penyuluhan kesehatan dan pemeriksaan (3) serta mendatangi langsung lokasi produksi batik dan kampung nelayan. Dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat diharapkan masyarakat tanjung lesung dapat meningkatkan perkonomian sekitarnya.</p> 2022-09-05T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 MULIA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) http://jurnal.amalinsani.org/index.php/mulia/article/view/86 SOSIALISASI PEMBUATAN NOMOR INDUK BERUSAHA (NIB) UNTUK PENGEMBANGAN UMKM DI BUMDES SERDANG TIRTA KENCANA MELALUI ONLINE SINGLE SUBMISSION 2022-09-05T19:52:34+07:00 Sri Wahyuni Asnaini Sryjiemaksi@yahoo.com Ria Hartati ria.hartati@gmail.com Paolinus Hulu linusmkt@gmail.com Yosua Novembrianto Simorangkir Yosua.simorangkir@rocketmail.com Rachma Nadhila Sudiyono rachmanadhila94@gmail.com Fatrilia Rasyi Radita aliyahasbullah@gmail.com <p>Menghadapi persaingan global yang semakin berubah cepat, diperlukan antisipasi yang cepat dilakukan oleh pelaku usaha kecil dan menengah. selain itu kesadaran masyarakat Indonesia yang mayoritas memeluk agama islam, maka dibutuhkan antisipasi para pelaku umkm memberikan rasa aman dan nyaman bagi para konsumen yang loyal. Maka pelaku UMKM membutuhkan sertifikasi halal dalam menjalankan bisnis usahanya yang utama pelaku usaha dibidang makanan dan minuman. Sehingga diperlukan peran serta pemerintah untuk memberikan bantuan para UMKM untuk mendapatkan sertifikasi Halal secara gratis, dengan program tersebut sangat dirasakan betul oleh para pelaku UMKM. Program gratis Sertifikasi Halal yang berlangsung dari 23 Maret sampai dengan 30 Juni 2022 sangat diupayakan dan dimanfaatkan oleh para pelaku UMKM di BUMDES Serdang Wetan, selain sosialisasi yang didaptakan para pelaku UMKM mendapatkan pengarahan untuk melakukan pengisian secara <em>offline</em>. Diharapkan kegiatan ini dapat berlangsung selain di acara pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh perguruan tinggi STIE/STMIK Insan Pembangunan.</p> 2022-09-05T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 MULIA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat)